Andang Pangrenan : Taman Kota & Tempat Kuliner di Purwokerto

Mulai bulan Maret 2011 yang lalu, public space sekaligus tempat kuliner di Purwokerto bertambah satu lagi dengan beroperasinya taman kota Andang Pangrenan Purwa Kerta. Taman Kota Andang Pangrenan Purwa Kerta tersebut berlokasi di bekas terminal lama Purwokerto tepatnya di Jalan Gerilya, Purwokerto Selatan. Berbeda dengan public space yang telah ada di Purwokerto sebelumnya seperti alun-alun Purwokerto dan GOR Satria Purwokerto yang menggratiskan biaya masuk ke tempat tersebut, untuk masuk ke area taman kota Andang Pangrenan Purwa Kerta ini pengunjung diharuskan membayar 2000 rupiah untuk kategori pengunjung dewasa dan 1000 rupiah untuk kategori pengunjung anak-anak. Saat kami ke sana pada sore hari sekitar jam 17.30, di taman tersebut kami melihat semua komponenen taman kota tersebut tertata rapi mulai dari tempat kuliner, arena bermain anak, trek untuk pejalanan kaki, pepohonan, rumput taman, lampu taman, maupun sekedar kursi taman untuk bersantai. Mungkin karena masih baru kali ya, tetapi semoga saja tetap terjaga rapi seterusnya. Di sore hari itu, meski langit sudah gelap dan mendung pertanda hujan akan turun, namun lampu penerangan di sana cukup terang sehingga membuat trek tempat berjalannya cukup terang. Saat itu di sana juga terlihat banyak anak yang bermain beberapa wahana bermain yang ada di sana seperti ayunan, jungkat-jungkit, prosotan, mobil-mobilan dan sejenisnya. Sebagian muda-mudi terlihat duduk-duduk di kursi taman yang memang disediakan di sekitar taman sementara sebagian yang lain asik berfoto-foto. Beberapa pengunjung lainnya tampak asik memakan makanan di warung-warung kuliner yang tertata rapi di pinggir taman tersebut.

Jika kita ke sana, maka kita akan sedikit heran dan mungkin bertanya-tanya bila mencermati kata “Purwa Kerta” di bawah kata Andang Pangrenan yang ada di pagar luar taman kota tersebut. Yak, sebagian besar paling tidak bertanya-tanya apakah tulisan “Purwa Kerta” itu salah tulis ataukah sekedar plesetan dari kata “Purwokerto”, atau malah penulisan “Purwokerto” itu yang benar adalah “Purwa Kerta”??? Kalau Anda punya pikiran seperti itu, Andapun tidak sendirian. Masyarakat lokal pun waktu itu juga sempat mempertanyakan dan bahkan pernah menjadi topik pembicaraan hangat di koran dan radio lokal Purwokerto. Saat hangat-hangatnya dulu, aku sempat membaca koran lokal (judulnya lupa) dan dari ulasan di koran lokal itulah akhirnya aku tahu bahwa tulisan “Purwa Kerta” itu kalau aku tidak salah ingat berarti “tempat makan”. Jadi menurut koran lokal yang aku baca itu, kata “Purwa Kerta” memang bukan plesetan dari “Purwokerto” dan juga bukan pelafalan kota Purwokerto dalam dialek bahasa ngapak-ngapak.

Well, taman kota seperti itu seharusnya semakin banyak akan semakin bagus untuk kualitas udara maupun juga untuk kualitas estetika suatu kota tersebut. Meski kalau di Indonesia taman kota seperti ini masih sangat jarang ditemui, namun kalau kita menengok sejenak ke kota-kota di luar negeri seperti di Vienna, di Bratislava, dan di kota-kota besar Eropa lainnya, taman seperti ini sangat mudah dan sangat banyak dijumpai. Di Indonesia, di beberapa kota juga sebenarnya sudah ada taman kota seperti itu misalnya di Solo yang mempunyai Taman Balekambang.

Andhy

I like making good quality improvement both for my self and my surroundings. I also enjoy learning something new and sharing my thought with other people.

You may also like...

19 Responses

  1. Cahya says:

    Jika saya paling dekat cuma sampai RSUD Banyumas saja. Ndak pernah sempat main ke Purwokerto :(.

  2. sibair says:

    Asoy juga viewnya ya mas… mantap.. tapi seumur-umur saya belum pernah ke purwokerto.. next time klo ada kesempatan ya :D

    • andhy says:

      @Sibair, tempatnya keren, ya suatu saat silakan main-main ke sana. Apalagi kalo sambil mendengar orang asli sana ngobrol pake bahasa ngapak-ngapak. Bisa ketawa ngakak loh :-D

  3. iam says:

    Mas, mau bayarin saya ke Purwokerto? Hehe. kepengen eut :-D

  4. RyZack says:

    Pemandangannya menggoda juga, belum pernah berkunjung ke purwokerto sama sekali :(

    • andhy says:

      @iam, thanks but no thanks :-D

      @RyZack, silakan kapan-kapan jalan-jalan ke sana sambil mengenal seluk-beluk sisi lain dari Indonesia :idea: :hammer:

  5. Zippy says:

    Kayaknya tempatnya oke yah.
    Kalo dilihat dari gambarnya, pasti nyaman.
    Lagian biaya masuknya juga murah :)

  6. wien says:

    dari foto2nya keliatan bagus banget ya…saya belum pernah ke purwokerto soalnya :)

  7. zhanaz45 says:

    Enak kalo malmink 8-O nich hehee..

  8. dhila13 says:

    waah jd pengen coba kesana :D

  9. anank says:

    seumur2, berjalan ke barat cuma sampai surabaya saja. belum sampai ke purwokerto.. hihi..

  10. Rusa says:

    pengen ke Purwokerto pengen liat kampunya Mayang Sari
    eh
    :D

  11. wah, kapan-kapan main ah, kalau lg ke purwokerto

  12. wah, ini tempat saya nih….

  13. ijatz cadenza says:

    TIANG AIRMAS PRODUCTION bekerjasama dengan Pemda Kab. Banyumas akan menggelar event ‘BANYUMAS RAMADHAN FAIR & ART FIESTA 2012′ pada tgl. 11 s/d 18 Agustus 2012 berlokasi di Taman Rekreasi Andhang Pangrenan Purwokerto Jawa-Tengah, berbagai acara yang akan digelar adalah:
    Bazaar Ramadhan,Festival Seni Budaya Banyumas,Pameran Benda Pusaka, Gowes Ngabuburit bareng Bupati Banyumas,Pertunjukan Wayang Kulit,Tabligh Akbar,Obrolan Ramadhan/Tausiyah,Pentas Musik Indonesia dll.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>